Sunday, July 31, 2011

Chapter 3 - Training is Nothing, Will is Everything

Taken from my cousin's post, I am fully aware that this is exactly what I need. Will...
What funny about it is my father spoke something similar. I need goals to move forward. A part from trying to look at the opened door, I need to know what's next on my list in order to start the journey. I have these idea about "what is next" floating around, but it just floats freely without outline and clear map. It is similar to nothing, isn't it.

Will...
It looks like a simple but yet a powerful word to command us to be in action.
I Will... work harder to find a job, that's my next stop. I want to stay here earning money before I could do what I really want to do.
Don't worry, while I am working hard and save money (for sure), I will work on my "dream" as well... :)
Just wish me luck...
But again... it's all up to "Him", someone who is Almighty... Someone who is Powerful, and daring... :)
Hopefully, my Will is going to work on the same part with his Will

And these... are my Homeworks for getting my goal... I am not kidding... hahahaa


CVB

Monday, July 25, 2011

Chapter 2 - Door closed, find another opened door

When we are about to move forward, one thing to prepare ourselves is "looking forward"
I know I keep bringing up a series of classic sayings about life lesson. haha. I just want to keep reminding myself.

What I mean about "looking forward" is try to appreciate what I have left and prepare to welcome new adventures. Aside from setting goals, this is quiet important as well, especially when you are like me, a person who keep looking back, begging for the closed door to be opened and everything will be the same again. It's like an endless hope that is going to drag me back, slowing my pace in this world which I want to avoid. Life keeps turning. Time keeps ticking. I need to move forward. I believe you are all agree with me.

About this "closed door" situation. I want to confess that at the minute I felt that there would be some changes; I, myself, keep hoping that "nothing will change." I prevented myself to accept changes that then was going to happen. I consciously realized that my surrounding was changing in order to help me moving forward. But, I., myself, avoided it. Even ignored it. Things finally changed and I was wasting my energy, mind, and time to just keep that Precious moment. Avoided the changes even though it's already changed. I just keep praying to be back in time where everything seemed so perfect. A friend who cared about me, countless unexpected meetings, thoughtful sharing, and deep confession. It was just like a dream. Nonetheless, people changed. I needed to change, that's why that whole fairy tale needed to come to an end.  I feel like "Someone" tried to tell me that in order to move forward, I needed somebody else to be on my journey. It worked the same way around. That person perhaps needed somebody else to be on his/her journey. It's cruel, but that's what I thought.

I am sure, you can imagine when a relationship (friendship) countered some turbulence, everything would not be the same. It took time to fully recover. And once more, I wasted too much of energy to hope that it's going to be the same... soon.
It keeps me forgetting that I have many people around me that also care about me that much or even more. At this moment on, I decided to just see what I am facing. People that are in front of me, around me, and ready for me. I know it's sad that one particular chapter must came to an end, but I am sure enough that there's plenty of chapters await for me. It simply makes me smile ... twice.
One because I was a fool, two because now I know where to go.

Yep... I just look at you... whoever you are. You who will embrace me. You who will listen to my stupid stories. You who will help me deciding things. You who will answer my phone calls.
and I am ready to love you.... whoever you are. Friends that are ready for me. Friends that are well aware that I am ready for them too. I am ready to embrace you. I will listen to your stupid stories. I will help you on deciding things if necessary. I will answer your phone calls.
Still, I am thankful with the closed chapters including whoever that was in that journey.



CVB

Saya Mengaku

Saya berdosa...Saya Berdosa... saya sungguh berdosa... oleh sebab itu saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat kudus, dan kepada saudara sekalian supaya mendoakan saya kepada Allah Tuhan kita...
CVB

Friday, July 22, 2011

Cerita Malam

Aku suka malam....
Malam yang pekat...
Gelap...
Membuatku tak melihat apa-apa selain gambar dalam kepalaku.
Melihat orang bergerak-gerak dan mengatakan apa yang ingin aku dengar...

Aku suka malam...
Malam yang dingin...
Sejuk...
Membuatku melepaskan beban...
Membuatku tak mengingat nasib buruk yang menimpaku tadi Siang...

Aku suka malam...
Malam yang biru...
Hening...
Membuatku hanya mengingat tentang mu yang manis...
Mendengarkan suaramu yang dalam...

Ya... aku masih mengingatmu di malam yang sepi...
hanya kamu...
CVB

Monday, July 18, 2011

Wajah Pria-pria yang membuatku tersenyum kagum... - Serial Lelaki bagian 1

Saya mempunyai sebuah kebiasaan setiap kali menonton film yaitu memperhatikan karakter-karakter pelengkap yang biasa disebut pemeran pembantu. :)
Akting aktor utama tentu tidak usah diragukan. Tapi tak jarang juga saya menemukan akting aktor pemeran pembantu lebih mantap daripada pemeran aktor utama. Di Indonesia sendiri sebenarnya banyak mempunyai nama-nama yang benar-benar bisa berakting. Sayang, mereka tertimbun pasir sinetron, film-film birahi dan horror yang menjamur. Jadi penyakit. Membuat rakyat Indonesia menjauhi film-film Indonesia dan akhirnya mereka (read: actors) pun ikut terjangkit, menandatangani kontrak 500 episode sinetron.
Untungnya, ada beberapa dari mereka yang jeli dan mengikuti panggilan jiwanya. Bermain film dengan hati. Nama-nama berikut adalah contoh dari mereka yang memang benar-benar memanggil dirinya Aktor, bukan Selebriti.
Pernah dengar nama Tio Pakusadewo?
 Aktor yang dulunya berkibar di tahun 1990an kini kembali hadir menghiasi kanvas perfilman di tanah air. Karena faktor umur, beliau siap dengan sepenuh hati hanya sebagai pemeran pembantu. Saya pribadi menikmati akting aktor tersebut di 4 film. Rahasia Bintang, Berbagi Suami, Quickie Express, dan Claudia Jasmine. Di Rahasia Bintang, beliau yang menjadi sosok antagonis berkedok protagonis. Di Berbagi Suami, beliau menjadi pemilik rumah makan bebek bakar terkenal. Di Quickie Express, beliau menjadi tangan kanan mafia di Jakarta, asalnya sendiri dari Ambon (SUNGGUH, I fell in love with him in this!!) dan di Claudia Jasmine, memerani peran Bapak baik-baik. Biografi dan daftar karyanya bisa didapatkan di sini. Untuk tahu lebih lanjut mengenai beliau bisa didapatkan di sini

Nama berikutnya adalah Lukman Sardi. Lukman adalah kebalikan dari Tio. Dia mengawali kariernya sebagai pemeran pembantu dan sekarang tidak sedikit film yang ia bintangi sebagai pemeran utama. Judul filmnya terlalu banyak untuk disebutkan, haha. Daftar selengkapnya ada di sini.
Saya pribadi benar-benar terpukau dengan aktingnya di Gie, kawin kontrak, dan Naga Bonar jadi dua. Walaupun, hanya sebagai pemeran pembantu, aktingnya konsisten. Karena itu, saya juga bener-bener kagum waktu dia main di 9 Naga sebagai pemeran utama. Dia adalah salah satu contoh orang yang menamai dirinya aktor dan bukan selebriti. Bermain peran sekecil atau sebesar apapun, ia mainkan sepenuh hati. Saya tunggu perannya di "Serdadu Kumbang."
 

Nah, nama lain adalah Teuku Rifnu Wikana. Pastinya, banyak dari kalian bertanya-tanya, siapa dari pemilik nama ini. 
Dan inilah orangnya 
Dia menarik perhatian saya di 3 film. Laskar Pelangi sebagai Bakrie, Merah putih dan Darah Garuda sebagai Dayan. Lucunya, di dua film tersebut dia memerankan seorang karakter yang berbicara dengan Dialek. Dialek Melayu di laskar Pelangi dan dialek Bali di sekuel Merah Putih. Dia mengawali kariernya dari Theater. 
Selengkapnya bisa dibaca di sini.

Selanjutnya, pasti kalian familiar dengan sosok jangkung ini. :)
Yep, Mr. Rudy Wowor tak luput dari perhatian saya. Dengan logat Belanda-Indonesianya, beliau selalu diminta untuk menjadi orang Bule atau orang berketurunan Belanda. Di film Quickie Express pertama kali saya menikmati akting Mr. Wowor ini. Di sana, beliau kebagian peran sebagai ayah dari pemeran utama wanita. Beliau juga adalah seorang "Mafia" yang paling ditakuti dan punya kekuasaan, dan yang paling menarik, beliau adalah Gay. Yang kebetulan menjalin cinta dengan tangan kanannya - Mr. Tio Pakusodewo... Moiiii....
Lalu, di sekuel Merah Putih, beliau memerankan kapten dari tentara Belanda. Tentu, tak heran lagi.

1 nama asing lagi yang ingin saya bagi di sini. Tino Saroenggallo. 

Tino Saroenggallo pertama kali muncul adalah menjadi pemilik Galery mesum di film favorit saya sepanjang masa... Arisan! Pak Tino ini waktu itu tidak begitu menarik perhatian saya. Namun, ketika ia berperan sebagai dokter kandungan di film Pesan Dari Surga, di situ... ia mulai masuk dalam daftar saya. Kerjanya tak sia-sia. Selanjutnya, beliau mendapatkan peran yang lebih besar porsinya, yaitu menjadi Mucikari Gigolo di Quickie Express. hahaha.. I love him till death di situ. 

Masih banyak nama-nama lain yang selalu menjadi pemeran pembantu, namun memainkan perannya dengan tidak main-main. Tapi, saya akan beri 1 nama terakhir yang menurut saya patut diberi perhatian yang lebih. 
Donny Alamsyah. Yes, costar Lukman Sardi di 9 Naga dan Sekuel Merah Putih ini menarik perhatian saya pelan-pelan. Sama sperti karier aktingnya yang dimulai dengan pelan-pelan. Berawal dari sebuah peran kecil di 9 Naga karena keburu mati. hahaha. Lalu, menjadi pemeran utama di Fiksi. Di sini, menurut saya dia belum begitu menarik perhatian. Nanti ketika ia bermain di Gie sebagai aktivis PMKRI dan di sekuel Merah Putih, barulah saya benar-benar mendaulat dia sebagai aktor yang pantas diberi perhatian.
 Dan yang terakhir, manusia yang satu ini membuat saya tidak tahan untuk memasukkannya dalam daftar saya. hahahaha. Padahal beliau lebih dikenal sebagai pemeran utama. Tapi eittss, ada 2 film dimana dia kebagian menjadi pemeran pembantu. Cinta Setaman arahan Sutradara Harry Dagoe dan The Photograph. Berikut adalah cuplikan favorit saya dari The Photograph. Inilah alasan saya kenapa dia dimasukkan ke dalam daftar ini :). Karena dia selalu membuatku tersenyum kagum.


Di menit yang ke 4:53 adalah yang terpenting. Perhatikan baik-baik, maka kamu bakal melihat Nicholas Saputra... :) he's the best!!! huahauahua
Daftar film-film yang ada di sini:
Notes: foto-foto bukan milik saya, semuanya dicari dari Bang Google... 
permisih....



CVB

Saturday, July 16, 2011

Mellow Minneapolis

Yesterday, Minneapolis was poured hard by the rain. It went all day long - a couple of hours stayed dry before started getting wet again. In the end, I was stuck all day at the basement, couldn't sleep, cried, and the next morning voila... basement's living room was flooded! Flood with a big F!! haha
fan and heater are helping us
It seems that Minneapolis was in a very mellow mood and it affected me as well, as deep as hell...
I have been feeling so mellow in 4 consecutive days when the cloud started having a small gathering all day long hid the sun in Minneapolis. People came with a conclusion that I had so much going on in my head. I wanted to agree, but when they asked what's it... I am afraid that I have to say I can't tell you. Not because of privacy issue or whatsoever, it's just... I don't have a logic reason, explanation, or story to tell you. It will go flat.
Have you ever been so absurd like this?

I even cried...

shame on me...

Am I destroyed gradually?

where's all the strength? where's the sun?
Cloud is still covering Minneapolis, but the heat is still on.

It hurts...

CVB

Friday, July 15, 2011

Ketika Perempuan itu Jatuh Cinta

Ketika kamu jatuh cinta, mukamu berseri dan orang-orang mengatakan... "wah... kamu tambah cantik..." Itu membuatmu makin tersenyum lebar. Membuatmu makin cantik.
Ketika kamu jatuh cinta, segala halangan menjadi tidak berarti. Kekuatanmu berlipat ganda.
Namun, di saat yang bersamaan, kamu lemah saat bersamanya. Ingin dilindungi. Menjadi bodoh di hadapannya adalah rutinitas. Yang ada di pikiranmu hanyalah dia...dia... dan dia.

Dan ketika kamu merasa ada yang berbeda, kamu merasa takut. Takut yang akut. Menjadikanmu makhluk paling menyedihkan. Lalu perasaan takut itu menjadi kecewa kemudian marah.

Kini, perempuan itu kembali lemah. Gampang terbuai godaan, merasa kecil, merasa jelek, merasa terasingkan. Tiap hari hanya bertanya-tanya.

Sisi baiknya, kamu kembali. Kembali menjadi individual. Sendiri. Bukan berbagi pikiran dengan hanya sesosok dia. Kamu kembali menjadi pribadimu. Kalaupun belum, ini saatnya kamu kembali melihat dirimu sendiri. 

Membangun kembali serpihan-serpihan yang rusak akibat terabaikan. Mengukur kembali kekuatanmu. Melihat masa depanmu. Bermimpi lagi...

Kamu mengolah marahmu, meraciknya dengan mimpimu menjadikannya sebuah formula motivasi yang dapat mendorongmu dengan kekuatan pesawat jet.

Ya! itu benar! Jangan mau kalah hanya gara-gara takutmu. Jangan buat kecewa menjadikanmu orang yang meniggalkan mimpimu. Jangan mau marahmu menjadikanmu orang yang terlupakan.

Cintai dirimu, dan.. orang-orang akan kembali bilang dengan sepenuh hati...
"Ya... perempuan itu cantik..."
"Kuat"
twirling skirt, tumblr




CVB

Tuesday, July 12, 2011

Kaleng Warna-Warni

Jika aku diminta untuk menciptakan sebuah analogi tentang siapa aku ini, aku akan menunjuk sebuah kaleng warna-warni yang ada di sana. Di balik etalase mewah bersama barang-barang unik yang cantik lainnya.
Menarik.
Namun, ketika kamu membuka kaleng tersebut, kamu akan menemukannya dalam keadaan kosong.
Ketika kamu memutuskan untuk membelinya, kamu akan mengisinya dengan berbagai macam barang. Koin. Minyak wangi. Kertas-kertas tak penting, Permen. Atau... mungkin, berisi tentang memori-memori berharga. Aku akan mengingatnya dalam bau yang membekas. Aku akan menyatu dengan perasaan dan segala emosimu. Aku akan menyimpan mimpimu dan menjadi pengingat bahwa kamu pernah bermimpi...

Namun, ketika kamu memutuskan untuk meninggalkan kaleng itu dan melupakannya, aku akan kembali kosong dan masih menyimpan memori segala tentangmu dalam bau yang membekas.

Sungguh, jika kamu menyuruh aku untuk memilih, aku akan berkata "tidak... aku tidak ingin menjadi kaleng kosong yang gampang terlupakan"
From here
"Aku ingin menjadi sebuah lemari kayu yang besar dan sederhana. Menjadi tempat penyimpanan segala benda, emosi, berikut mimpimu"
"Aku tidak akan mudah dilupakan jika aku menjadi sebuah lemari kayu yang besar dan sederhana"
"Aku tidak ingin menjadi kaleng warna-warni yang kosong dan terlupakan"
Kamu bertanya, "bagaimana caranya?"




dan untuk menjawab itu...
aku hanya bisa menarik napas panjang sambil berkata pada kertas.
Aku ingin menjadi besar tanpa kelihatan menakutkan
Aku ingin menjadi kuat tanpa merasa takut
Aku ingin menjadi  lemari kayu yang kuat dan sederhana...
dan kusimpan kertas itu dalam tanganNya yang megah dan terbuka. 



CVB

Monday, July 11, 2011

2 orang

Nampaknya, 2 orang itu harus memasuki lorong yang sama.
Merasakan hal yang sama walaupun keduanya adalah 2 orang yang berbeda.
Ketika 2 orang itu tidak sejalan lagi. Lorong itu akan sempit. Hanya memuat 1 orang.
Memojokannya sehingga berbelok dan mengambil jalan lain.
Meninggalkan lorong berikut 1 orang yang lain, yang menjadi 2 orang. Karena lorong itu tidak mengijinkan 1 orang berjalan sendirian. Ia cepat mengundang orang lain.
Dan 1 orang yang meninggalkan lorong tersebut akan bertemu dengan 1 orang lain dan menjadi 2.

CVB

"Good Timing"

Warning: the following post will be blended with Indonesian and English seperti gado-gado.

"Good timing" itu seperti sebuah ungkapan yang menyatakan agreement of the synchronization between time and event. The outcome is considerably good. Makanya namanya Good timing bukan Bad timing... haha. Namun, setelah ditilik lebih jauh, kadang ungkapan Good timing itu juga datang setelah Bad thing passed.
Contohnya:
1. I couldn't sleep the whole night (2 days ago) alhasil... saya bisa menikmati matahari pagi di Stone Arch Bridge, and that's what I call - Good timing
2. I Got Lost AGAIN!!! kronologisnya, di hari yang sama setelah Sleepless in Minneapolis, miss Kribz (my pren) texted me and asked me if I wanted to have lunch with her. So, from Downtown Minneapolis, I took bus number 6 for I wanted to go home first and dropped my stuff. I still got an hour so yes, I decided to go home first. Ehhhh emang benar, nomor 6 dan 4 itu harus bener2 dilihat HURUFNYA!! (jadi ada nomor 6I, 6K, 6U, atau 4C ya begitulah). Tahu-tahu udah hampir ke daerah Como which is passing my neighborhood already. Duh!!  Alhasil, saya langsung mengambil bus balik ke downtown dan langsung menuju ke tempat yang telah dijanjikan. Dan waktunya PAS. SAmpai di sana tepat waktu. hahahaa yeah, I call it GOOD TIMING
3. Kali ini adalah series of other UNFORTUNATE events, like "break up," hiatus, and other stuff. All those unfortunate events happened and I just said it's a Good TIming. Since somehow, those are what I need. The "Break Up" invites me to do introspection. The Hiatus allows me to do something else like blogging and reading to improve my literature experience. 
so... There's a word "bad timing" (Of Course!) but at the same time, all in all, in the end... it's all good... "Good timing" then... :)

Thursday, July 7, 2011

Ketika Waktu Datang Mengetuk...

Seberapa sering kita berpikir tentang waktu?
Ketika Waktu berkata "Ya" ... aku berkata "tunggu"
Ketika Waktu berkata "Tidak"... aku berkata "tolong"
Alangkah bahagianya jika waktu bagaikan langit dan aku bagaikan burung yang terbang dan melintasinya tanpa banyak bicara...

CVB

OH MY GOD CHEN... You did it again!!

Hahahaha I am hopper... Hopping from one blog to another domain. hahaha It seems that I never satisfied. :) Okay Chen, I give you a chance to develop whatever you wanna do. hahahaha... and I may present to you
MABOG - sebuah majalah Blog hahahaha.... It contains my random uploads hahahaha.... But don't worry, you don't have to be confused to where you should go. Keep this. I will post everything that you need to know in this. :)

Enjoy the strawbearies...

CVB

Tuesday, July 5, 2011

The Genuine Words

Could genuine be water? which is smooth and go with the flow follow the gravity, but in the end, it's colorless and tasteless.
Could genuine be the sun? which is majestic, powerful, and bright... but it's so far away and so big for us to touch it...
Could genuine be the heart? which is fragile and vulnerable, but at the same time telling you the truth...
But one thing that I know about genuine...
is necessary....and everyone has it....planted in every heart and soul

just, we sometimes genuinely don't know how to feel it...


CVB

Monday, July 4, 2011

I think I get a fever

Alright, straight to the point! I am potter lover. Potterholic! And yes, my email was chendani_potter@doramail.com hahahahahahahahahahaha
that's for a good laugh.

oh dear...
Today and two days ago I randomly watched the movies back. Perhaps, because of the upcoming finale is most anticipated!!!!
LOL
Anyway, of course... it's normal if a big fan would happily imagine if someday an owl will drop a letter to the front door with Hogwarts seal on the back and it says that s/he is accepted in Howarts Witchcraft and Wizardry. I am one of them hahahhahaa.
Immediately without any further consideration, I would fly to London get a room in Leaky Cauldron and study the life of magic before I get into the school. haha.
I wonder how much money that my mom will put in the Gringots and perhaps during the stays, my mom would definitely try every single flavor of Florean Fortescue Ice Cream.
Then, when I finally got into Hogwarts, the sorting head ceremony would make me anxious and excited at the same time. I shall not lie that I would definitely happily be in the Gryffindor House. Not because of all the main characters were from the particular house. It's just simply based on personal character. Meanwhile, I also have a Hufflepuff spirit which is live happily and quietly. hahaha. But naa... as an Arian, I am an adventurous one so I personally think that sorting head would shout Gryffindor but who knows... (wish the sorting head really exsists hahaha) It is just amazing to know your own character.
Psst: University of Minnesota color is gold and maroon HAHAHAHA... and yes it has tunnels... :P
Alright back to Hogwarts.

I am honestly not really excited to join the quidditch team, but I personally think beater and keeper are cool! (and yes, I am a big fan of Oliver Wood and The Weasley beaters hehehe). I prefer to take Lee Jordan's job as the commentator LOL.
School without being active in an organization is not really fun hehehe. I will join Professor Flitwick's choir or orchestra haha and the DUMBLEDORE's Army!! hahaha. Furthermore, I don't mind if I become one of the Prefeks. 
About classes, I think I would get bored easily in Herbology. I would find Transfiguration and Ancient Rune are interesting, but at the same time I would have a hard time in those classes. haha. Defence Against the Dark Arts would be my top of priority if it's still taught by Professor Lupin. :). As an elective, I would think of either Ancient Rune and also Arithmancy, although both would give me a hard time. hahaha. Nevertheless, both sound so interesting. Arithmancy is predicting a future by numbers. Ancient Rune is an ancient language. The ultimate favorite, of course, would be Charms. Who is not excited learning Charms. It's like the key point why we want to be a Wizard. Cooking, washing, decorating, anything we do by cast charms. if I get a chance to learn Patronus Charm - I think my patronus will be a BEAR. A BIG POLAR BEAR hahaha.
To be frank, I can't tell what I want to be in the future. Auror sounds too high. Politics - Ministry of Magic sounds too complicated. Teacher? maybe. I think I'd be happy if I have to live in Hogwarts, but having a family is still the first choice. HAHAHA. So, maybe a career outside the school. Daily prophet reporter perhaps? or Writer. 
AND! If I have a chance to have a little romance experience, I definitely love to be with either Fred or George hahahahaha... ahhh they are too adorable and witty to be left out.
My Pet will be Hippogriff.. I agree with Hagrid this time, they look adorable. Gracious and arrogant, but simply gentle if I can get their respect. Though, having a phoenix will be AWESOME but yes I know my place as a mere "young wizard" haha.
The most magical thing that I desire (other than the wand of course) is Pensieve! I have an issue with memories. I always long to be back in time when I can see the scenes of particular memories once again. haha. Isn't it cool to be in the scene as the third person watching yourself experiencing one particular set?

hahahaha.... I think I get a fever. Harry Potter fever. Magic world fever. 
Thank you J.K. Rowling, you have created one of the incredible imaginations that one can think of. :) And because of that, you keep person's creativity alive. Imagine your magical world is one of the amazing experiences. I thank you for that

Haha Happy 4th July...


CVB