Showing posts with label serial lelaki. Show all posts
Showing posts with label serial lelaki. Show all posts

Saturday, December 24, 2011

Laki-Laki Sederhana

Santo Yosep, source Google
Selama ini sosok sederhana ini hanya kita kenal lewat cerita natal. Ia adalah tunangan Bunda Maria yang kemudian menjadi bapak dari Yesus. Itu saja tidak lebih. Setelah itu ceritanya terkubur di tengah kesibukan kita.
Beliau yang sederhana ini sebenarnya perlu diberikan ruang yang lebih besar, waktu yang lebih khusus, untuk mengenang segala jasanya dan juga meneladani imannya. Bayangkan saja, apa yang ada di pikirannya ketika tahu bahwa tunangannya sudah mengandung sebelum pernikahan. Kandung anaknya pun tidak. Namun, ia tetap menerima Bunda Maria. Menerima Yesus sebagai anaknya. Mendidiknya. Hingga kita mengenal Yesus sebagai anak tukang kayu dari Nazaret.
Untuk hari yang berbahagia ini, sekiranya kita sejenak meluangkan waktu untuk mengucap doa syukur kepada Tuhan dan menghormati Santo Yosep sebagai ayah dari Yesus di dunia. Perwakilan Allah untuk merawat dan membesarkan Tuhan kita. Teladannya yang mengikuti amanat Tuhan juga perlu kita resapi.
Terima kasih Santo Yosep... :)

Nah... untuk kesempatan ini juga, saya ingin memberi ruang khusus untuk makhluk gila yang satu ini...
papo = papa pongoro (gila) hehehe
Saya nggak tahu kenapa laki-laki yang satu ini bisa jadi bapak saya, suami dari ibu saya. Saya juga nggak ngerti kok bisanya ibu saya mau dengan laki-laki ini. Padahal wujudnya dulu benar-benar menyedihkan  (hahaha peace papo)



yah bapak saya itu yang di gondrong di sebelah kanan


 Tapi oh tapi... tanpa kontribusi kegilaan, kreativitas, optimisme, kesabaran, dan kecerdasan, saya dan mama nggak mungkin bertahan seperti sekarang. Seperti yang mungkin sudah yang Anda-anda ketahui, ibu saya mengidap penyakit kronik selama 19 tahun sekarang.
Bapak saya ini hanya beranak 1, perempuan pula. Istrinya kena penyakit baru setelah 4 tahun mereka menikah. Namun, sampai sekarang, ayah paling ganteng (sekarang) ini rela nggak tidur untuk mijetin ibu saya ketika saya lagi bersekolah di negeri orang. Ayah yang gantengnya gila-gilaan (sekarang) ini selalu menghibur mama kalau lagi sakit. Ayah yang emang paling ganteng (sekarang) ini selalu menjadi penyejuk di tengah keluarga mungil kami...



Ia bukan saja hanya sebagai ayah tapi my Best Friend Forever. Kita bisa obrolin hal apa saja dari perang Mahabharata, Legenda Thio Samhong, Gereja Katolik, politik demokrasi, Soe Hok Gie, musik keroncong, dangdut, hantu-hantu, dewa Zeus, si A, si B, hipnosis, mantra, Harry Potter, intinya dia itu enslikopedi pribadi saya. Enslikopedi paling canggih yang juga mempunyai fungsi sebagai motivator terbaik. Sepertinya dari berjuta2 sel di dalam tubuhnya, sebagian besar didominasi oleh sel Positiv. Bapak saya ini saya nobatkan sebagai Bapak Optimis sedunia. Semua yang negatif bisa ia rubah menjadi positif. Kata-katanya, cara pandangnya, pemikirannya semuanya mengandung semangat optimis. Kadang saya sampai geleng-geleng. Soalnya saya punya juga contoh hidup yang hampir seluruh selnya didominasi sel Negatif (ibu saya). hahahaha Jadilah saya kadang terkekeh-kekeh mendengar percakapan mereka berdua. Langsung bagaikan dapat kuliah geratis seumur hidup. Langsung bisa lihat dua perspektif sekaligus.
Orang boleh berpendapat bapak saya ini orangnya kalem (ehm ehm...eng... beneran?) Memang, pembawaannya bener-bener tenang. Nyamuk pun nggak tahu kalau dia udah mati waktu ditepok sama ayahanda ini. Hanya saja, dia nggak kalem-kalem banget kok... makanya anaknya juga sedikit hyper kadang hehe...
His positive force gives me strength to fly high even though at the same time we are surrounded by negative forces. His deep voice calms my stormy day. His craziness keeps my sanity. His love opens my eyes and heart to see the world, the universe. His kindness is beyond the words... Papo nomor 1 di dunia.
Johannes Budhi, yang dari dulu hingga sekarang tetap menjadi papa paling ganteng....

Laki-laki sederhana ini hanya perlu sepiring gado-gado dan setusuk sate untuk membuat hari dan perutnya senang. Laki-laki sederhana ini hanya perlu tinju untuk menghiburnya. Laki-laki sederhana ini hanya perlu meditasi untuk membasuh jiwanya...


Dan aku dengan senang hati memberikan ruang untuknya di postingan ini. Begitu juga untuk Santo Yosep.
I am a Daddy's girl... period






CVB

Thursday, September 8, 2011

Death Eater VS Auror

"I want to date a death-eater* because bad guy is sexy, but I want to marry an Auror* because brave man is even sexier..." 
Who doesn't fall for sexiness. For certain degree, sexiness is not always about tight butt or six packs. Sexiness is also a personality. Aura. And bad guy is having this kind of sexiness..
Mysterious...
Idealist...
Doing what he wants....
Rebellious...
Try to stay away from mediocre...
A little bit tattoo here and there...
Women  (even for me!!), young women especially, can't help falling in love with those lists.
Badass is sexy...
Draco Malfoy

Hahahaha
Writing this makes me giggle.
You call those stupid don't you, but I think without having this passage, we (women) will never know that badass or bad guy oooor death eater who seems fearless is actually are the most insecure people. After knowing them, you just realize that you are actually stronger and braver than them and in the end... you just know that it's not gonna work.
For women, security is everything. Wether you look tough as rock or walk like a man (read: tomboyish), you still want to be with somebody who is stronger and braver than you...
so...
Flip the page, leave the death eater, and start hunting for Auror*
Brave man is of course sexier...
Contextually, brave man is those who doesn't hesitate to be idealist but do it responsibly. To sum up, brave man is somebody who is responsible of his actions.
So (again...) who doesn't want to get marry with someone who has principle and doing it right? Still, not a mediocre, and live his life following his heart?
Sirius Black

I want one...
hahahahhaa

Notes: Death-eater, taken from Harry Potter-people who follows the dark lord.
Auror, taken from Harry Potter - people who hunt the death-eater
Second Note: hm... I think I am so Potterish right now LOL...
Third note: you know that I personally admit that Tom Felton (draco malfoy) is hot with the tight outfit... but, ... I am dying because of Garry Oldman's (Sirius Black) stare
Gary Oldman



CVB

Friday, September 2, 2011

Lestarikan Musik Indonesia dengan "Trio Lestari"!!!! - Serial Lelaki episode 2

Mendengar kata lestari, kita lalu tidak sungkan-sungkan untuk menghubungkannya dengan musik tanah air yang makin "aduhai", "kemayu", "mendayu-dayu", seangkatan dengan band-band Indonesia beraliran musik Melayu. Bukan jelek, namun... yah begitulah... hahahhaa
Trio Lestari ini lahir di tahun 2011, bukan untuk menjual popularitas, namun menjual ide jelas salah satu personilnya. Trio Lestari adalah kolaborasi 3 penyanyi yang kata mereka "musiknya, musik untuk menengah ke atas... makanya kita pake nama lestari, biar lebih modest aja...dan bisa mencakup semuanya karena musik itu milik semua orang." Begitulah cikal bakal kelahiran nama Lestari yang diprakarsai oleh Tompi, Sandy Sandhoro, dan Glenn Fredly.
Trio Lestari: image from here


3 Manusia ini Ajaib dengan alasan sebagai berikut:
1. Mereka miliki suara yang unik
2. Mereka berani mengintepretasikan kreativitas mereka dengan tidak sungkan-sungkan
3. Mereka itu K.O.N.Y.O.L...
Kalau melihat pertunjukan mereka itu bak menonton konser musik dan juga lawak. Lagu-lagu yang mereka bawakan luas. Tentunya, masing-masing membawa lagu-lagu jagoan masing-masing. Lalu, mereka mengikutsertakan lagu-lagu lawas, hingga lagu yang masih panas di telinga akhir-akhir ini. Kolaborasi ini dipertunjukan dalam sebuah konser tour ke beberapa kota.



Konsep konser yang mereka tawarkan adalah talkshow, lawak, dan "enjoy aja." Tidak ada koreografi, jika ingin joget, silahkan. Jika ingin ganti baju, biarin teman yang lain yang bakal menyanyi walaupun nggak hafal lirik. Mau nge-joke, monggo. Mau T-scatting, ayooo. Mau ngobrol, mau saling ngeledek, mau apa aja itulah konsep pertunjukkan tiga laki-laki ini. Lagu-lagu yang mereka bawakan tentunya lebih memiliki sentuhan jazz mengingat akar mereka yang lebih condong ke jenis musik ini. Sentuhan jazz ini tercipta dibantu oleh saxist - Nicky Manuputty. Ditambah suara mereka yang memang sudah dari sananya memiliki warna-warna tersendiri, pertunjukan mereka sederhana namun kaya.

Ini salah satu contoh kekompakkan dan kreativitas mereka :)


I heart you (originally by SM*SH)

Menurut aku tentu tidak ada salahnya para boyband atau Band-band Melayu menjadi terkenal dan disukai masyarakat banyak. Karya mereka bukan berarti jelek. Selera masing-masing itu relatif. Tidak ada takaran ataupun ukuran. Seperti kata trio lestari, "musik itu milik semua orang." Ide inilah yang harus dipahami baik pihak yang mencela atau pihak yang mencintai genre musik tertentu. Mari kita lestarikan musik Indonesia dengan Mengapresiasi juga orang-orang dengan seleranya masing-masing. Musik itu bukan zona perang, musik itu hobi. Musik itu individu. Musik itu hidup. Musik itu sahabat...


CVB

Monday, July 18, 2011

Wajah Pria-pria yang membuatku tersenyum kagum... - Serial Lelaki bagian 1

Saya mempunyai sebuah kebiasaan setiap kali menonton film yaitu memperhatikan karakter-karakter pelengkap yang biasa disebut pemeran pembantu. :)
Akting aktor utama tentu tidak usah diragukan. Tapi tak jarang juga saya menemukan akting aktor pemeran pembantu lebih mantap daripada pemeran aktor utama. Di Indonesia sendiri sebenarnya banyak mempunyai nama-nama yang benar-benar bisa berakting. Sayang, mereka tertimbun pasir sinetron, film-film birahi dan horror yang menjamur. Jadi penyakit. Membuat rakyat Indonesia menjauhi film-film Indonesia dan akhirnya mereka (read: actors) pun ikut terjangkit, menandatangani kontrak 500 episode sinetron.
Untungnya, ada beberapa dari mereka yang jeli dan mengikuti panggilan jiwanya. Bermain film dengan hati. Nama-nama berikut adalah contoh dari mereka yang memang benar-benar memanggil dirinya Aktor, bukan Selebriti.
Pernah dengar nama Tio Pakusadewo?
 Aktor yang dulunya berkibar di tahun 1990an kini kembali hadir menghiasi kanvas perfilman di tanah air. Karena faktor umur, beliau siap dengan sepenuh hati hanya sebagai pemeran pembantu. Saya pribadi menikmati akting aktor tersebut di 4 film. Rahasia Bintang, Berbagi Suami, Quickie Express, dan Claudia Jasmine. Di Rahasia Bintang, beliau yang menjadi sosok antagonis berkedok protagonis. Di Berbagi Suami, beliau menjadi pemilik rumah makan bebek bakar terkenal. Di Quickie Express, beliau menjadi tangan kanan mafia di Jakarta, asalnya sendiri dari Ambon (SUNGGUH, I fell in love with him in this!!) dan di Claudia Jasmine, memerani peran Bapak baik-baik. Biografi dan daftar karyanya bisa didapatkan di sini. Untuk tahu lebih lanjut mengenai beliau bisa didapatkan di sini

Nama berikutnya adalah Lukman Sardi. Lukman adalah kebalikan dari Tio. Dia mengawali kariernya sebagai pemeran pembantu dan sekarang tidak sedikit film yang ia bintangi sebagai pemeran utama. Judul filmnya terlalu banyak untuk disebutkan, haha. Daftar selengkapnya ada di sini.
Saya pribadi benar-benar terpukau dengan aktingnya di Gie, kawin kontrak, dan Naga Bonar jadi dua. Walaupun, hanya sebagai pemeran pembantu, aktingnya konsisten. Karena itu, saya juga bener-bener kagum waktu dia main di 9 Naga sebagai pemeran utama. Dia adalah salah satu contoh orang yang menamai dirinya aktor dan bukan selebriti. Bermain peran sekecil atau sebesar apapun, ia mainkan sepenuh hati. Saya tunggu perannya di "Serdadu Kumbang."
 

Nah, nama lain adalah Teuku Rifnu Wikana. Pastinya, banyak dari kalian bertanya-tanya, siapa dari pemilik nama ini. 
Dan inilah orangnya 
Dia menarik perhatian saya di 3 film. Laskar Pelangi sebagai Bakrie, Merah putih dan Darah Garuda sebagai Dayan. Lucunya, di dua film tersebut dia memerankan seorang karakter yang berbicara dengan Dialek. Dialek Melayu di laskar Pelangi dan dialek Bali di sekuel Merah Putih. Dia mengawali kariernya dari Theater. 
Selengkapnya bisa dibaca di sini.

Selanjutnya, pasti kalian familiar dengan sosok jangkung ini. :)
Yep, Mr. Rudy Wowor tak luput dari perhatian saya. Dengan logat Belanda-Indonesianya, beliau selalu diminta untuk menjadi orang Bule atau orang berketurunan Belanda. Di film Quickie Express pertama kali saya menikmati akting Mr. Wowor ini. Di sana, beliau kebagian peran sebagai ayah dari pemeran utama wanita. Beliau juga adalah seorang "Mafia" yang paling ditakuti dan punya kekuasaan, dan yang paling menarik, beliau adalah Gay. Yang kebetulan menjalin cinta dengan tangan kanannya - Mr. Tio Pakusodewo... Moiiii....
Lalu, di sekuel Merah Putih, beliau memerankan kapten dari tentara Belanda. Tentu, tak heran lagi.

1 nama asing lagi yang ingin saya bagi di sini. Tino Saroenggallo. 

Tino Saroenggallo pertama kali muncul adalah menjadi pemilik Galery mesum di film favorit saya sepanjang masa... Arisan! Pak Tino ini waktu itu tidak begitu menarik perhatian saya. Namun, ketika ia berperan sebagai dokter kandungan di film Pesan Dari Surga, di situ... ia mulai masuk dalam daftar saya. Kerjanya tak sia-sia. Selanjutnya, beliau mendapatkan peran yang lebih besar porsinya, yaitu menjadi Mucikari Gigolo di Quickie Express. hahaha.. I love him till death di situ. 

Masih banyak nama-nama lain yang selalu menjadi pemeran pembantu, namun memainkan perannya dengan tidak main-main. Tapi, saya akan beri 1 nama terakhir yang menurut saya patut diberi perhatian yang lebih. 
Donny Alamsyah. Yes, costar Lukman Sardi di 9 Naga dan Sekuel Merah Putih ini menarik perhatian saya pelan-pelan. Sama sperti karier aktingnya yang dimulai dengan pelan-pelan. Berawal dari sebuah peran kecil di 9 Naga karena keburu mati. hahaha. Lalu, menjadi pemeran utama di Fiksi. Di sini, menurut saya dia belum begitu menarik perhatian. Nanti ketika ia bermain di Gie sebagai aktivis PMKRI dan di sekuel Merah Putih, barulah saya benar-benar mendaulat dia sebagai aktor yang pantas diberi perhatian.
 Dan yang terakhir, manusia yang satu ini membuat saya tidak tahan untuk memasukkannya dalam daftar saya. hahahaha. Padahal beliau lebih dikenal sebagai pemeran utama. Tapi eittss, ada 2 film dimana dia kebagian menjadi pemeran pembantu. Cinta Setaman arahan Sutradara Harry Dagoe dan The Photograph. Berikut adalah cuplikan favorit saya dari The Photograph. Inilah alasan saya kenapa dia dimasukkan ke dalam daftar ini :). Karena dia selalu membuatku tersenyum kagum.


Di menit yang ke 4:53 adalah yang terpenting. Perhatikan baik-baik, maka kamu bakal melihat Nicholas Saputra... :) he's the best!!! huahauahua
Daftar film-film yang ada di sini:
Notes: foto-foto bukan milik saya, semuanya dicari dari Bang Google... 
permisih....



CVB